Bergabunglah Bersama Kami

Jadi Penulis di
myQalbu

Tulis kebaikan, sebarkan inspirasi.
Karya Anda bisa menjadi cahaya bagi jutaan pembaca.

Landing Book
Penulis Aktif
3
Artikel Terbit
8
Pembaca Setia
5

Keuntungan Menjadi Penulis di myQalbu

Pahala Jariyah

Setiap kebaikan yang Anda tulis bisa menjadi amal jariyah.

Jangkauan Luas

Tulisan Anda dibaca ribuan bahkan jutaan pengguna myQalbu.

Profil Penulis

Bangun personal branding dan portofolio Anda di platform Islami.

Hadiah & Apresiasi

Dapatkan apresiasi dari pembaca dan kesempatan hadiah menarik.

Syarat Menjadi Penulis

Muslim/Muslimah.
Berusia minimal 17 tahun.
Memiliki komitmen untuk menulis konten berkualitas dan bermanfaat.
Konten yang ditulis original dan tidak melanggar syariat Islam.
Bersedia mengikuti panduan penulisan myQalbu.
Tidak sedang terikat kontrak eksklusif dengan platform lain.

Yang terpenting: Niatkan karena Allah untuk berbagi kebaikan.

Contoh Tulisan di myQalbu

Astaghfirullah… Badrun Lagi!
Santri, Kampus & Kehidupan Remaja

Astaghfirullah… Badrun Lagi!

Di sebuah pondok pesantren kecil di Jawa Timur, kehidupan santri biasanya berjalan sederhana, disiplin, dan penuh aturan. Tapi semua itu berubah sejak hadirnya satu nama yang selalu bikin geleng-geleng kepala: Badrun. Badrun adalah santri yang cerdas… tapi sayangnya, kecerdasannya sering dipakai untuk hal-hal usil. Dari menyembunyikan sandal jamaah, menukar gula dengan garam di dapur, sampai bikin “drama dadakan” di tengah pengajian—semua pernah ia lakukan. Bukan karena jahat, tapi karena terlalu kreatif… ke arah yang salah. Ia tidak sendirian. Ada Boni, sahabat setianya yang sama konyolnya, tapi dengan gaya yang lebih polos dan sering jadi “korban sekaligus partner” dalam setiap aksi. Kalau Badrun adalah otak keusilan, maka Boni adalah eksekutor yang sering tidak sadar sedang dijebak. Di tengah kekacauan itu, ada juga Mita, santriwati yang sering jadi sasaran jahil Badrun. Tapi Mita bukan tipe yang diam—ia cerdas, tegas, dan sering berhasil membalik keadaan hingga Badrun sendiri yang kena batunya. Setiap episode menghadirkan kejadian random yang tidak terduga—mulai dari salah kirim surat cinta, pura-pura kerasukan, sampai lomba adzan yang berakhir kacau. Namun di balik semua kekonyolan itu, terselip banyak pelajaran tentang adab, persahabatan, kejujuran, dan bagaimana menjadi pribadi yang lebih baik… tanpa kehilangan tawa. Karena di pondok ini, bukan cuma ilmu yang dipelajari— tapi juga bagaimana tertawa, salah, lalu belajar lagi. Dan satu hal yang pasti… Selama Badrun dan Boni masih satu kamar, tidak akan pernah ada hari yang benar-benar tenang.

Ada Apa Dengan Budi
Santri, Kampus & Kehidupan Remaja

Ada Apa Dengan Budi

Kisah ini adalah perjalanan seorang anak bernama budi menuju perubahan, dari kesombongan menuju ketulusan, dari kenakalan menuju kedewasaan iman.

Kami Berpisah Saat Sama-Sama Butuh
Cinta Islami & Pernikahan

Kami Berpisah Saat Sama-Sama Butuh

Mereka berpisah bukan karena berhenti mencinta— tapi karena tidak tahu cara mempertahankan. Saat dipertemukan kembali, mereka sadar…perasaan itu tidak pernah benar-benar hilang.

Lihat lebih banyak di myQalbu
Quran Landing

Tulis Kebaikan, Sebarkan Inspirasi

Setiap kata yang Anda tulis bisa menjadi cahaya bagi hati yang membaca. Mari bersama menyebarkan kebaikan di myQalbu.